top
logo
Sun-05-09-2010

Menu Utama

Pusat Layanan

Banner
Banner

Kalender Program

September 2010
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2

Home
Dibakar Suami, Rika Trauma PDF Print E-mail
Berita

Malang tak dapat ditolak Rika Nia Juanita (20). Meski berstatus pengantin baru, tetapi tanpa disangka, suaminya, Irwan Anis Mahsun (29), tega menyiramkan minyak tanah lalu membakarnya hanya karena dibakar cemburu dan curiga.Rika mengalami luka bakar hebat. Pemeriksaan dokter menunjukkan 40 persen tubuh bagian atasnya terbakar.Rika dan Irwan berpacaran selama dua bulan sebelum menikah. Ia pernah sekali ditampar saat berpacaran,

tetapi itu tidak membuatnya curiga. Pasangan yang menikah Februari 2004 ini lalu tinggal bersama orangtua Rika di Demangan, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Klaten.

Sejak itu, ia mendapat perlakukan kasar suaminya, seperti cekikan, sundutan rokok, cubitan, tamparan, dan bentakan. Pernah ia coba melawan, tetapi hanya membuat Irwan kian kasar. Rika akhirnya menutupi sikap buruk suaminya, termasuk kepada keluarganya, karena menganggap ini masalah mereka berdua.Enam bulan kemudian, pasangan ini memutuskan pindah ke rumah kontrakan setelah Irwan diberi modal usaha oleh keluarga Rika. Baru seminggu, Irwan kembali menunjukkan perangai buruknya. "Karena cemburu melihat saya bermain dengan anak kecil, ia mengancam akan membakar saya dengan minyak tanah. Saya waktu itu menganggapnya tidak serius," ungkap Rika, pekan lalu di Solo.Seminggu kemudian, Irwan dibakar rasa cemburu lagi. Ia menyeret Rika masuk dalam rumah, lalu tanpa dinyana, ia menyiramkan minyak tanah ke tubuh istrinya itu. Saat Rika mencoba lari, Irwan melemparkan korek api yang menyala. Tubuh Rika pun terbakar.Rika kini didampingi Lembaga Kajian untuk Transformasi Sosial (LKTS) Boyolali. Menurut Rafika dari LKTS, Rika menderita trauma berkepanjangan. Ia takut keluar rumah dan takut api. Ia kini juga membutuhkan bantuan.

 

 

 

 

Pengunjung Situs

We have 1 guest online

Jajak Pendapat

Bagaimana tampilan website LKTS saat ini?
 

Pencarian Cepat


bottom

Copyright © LKTS Media 2006-2008 All rights reserved
.